Monday, March 16, 2020

Cara memperbaiki Transistor Final Amplifier terbakar terus

Cara memperbaiki Transistor Final Amplifier terbakar terus | Transistor Final adalah komponen dari Amplifier yang berfungsi sebagai penguat akhir dan penguat untuk Speaker. Tanpa Transistor Final, amplifier tidak dapat bekerja untuk mengeluarkan suara pada Speaker. Ada banyak jenis transistor final, salah satunya yang sering dikenal adalah Sanken 2sa1216 dan 2sc2922, Toshiba 2SA1943 dan 2SC5200, Transistor jengkol 2N3055 dan MJE2955.



Pada artikel kali ini saya mau membagikan pengalaman saya mengenai cara memperbaiki Transistor Final Amplifier terbakar terus. Waktu itu saya diminta teman saya untuk memperbaiki amplifiernya yang katanya mengeluarkan asap. Setelah saya bongkar dan periksa ternyata ada 2 komponen yang sudah hangus terbakar yaitu resistor 330 ohm, selain itu Transistor Finalnya juga ada sedikit gosong.




Karena letak resistor 330 ohm tersebut pada bagian penguat akhir, maka sudah pasti komponen lain perlu dicek kembali karena kerusakan satu komponen pada bagian penguat akhir pasti mempengaruhi komponen lain. Jadi sebelum kita mengganti Transistor Finalnya, kita perlu mengecek satu-satu komponen yang terhubung dengan transistor final tersebut. Berikut ini Cara memperbaiki Transistor Final Amplifier terbakar terus :

Alat



  • Solder
  • Penyedot timah
  • Multimeter Digital/Analog
  • Pinset


Langkah-langkah memperbaiki Transistor Final amplifier yang terbakar terus

1. Pertama cek dulu tegangan yang dikeluarkan dari power supply (trafo, dioda bridge, elco), apakah sesuai atau kurang atau lebih. Untuk power supply simetris, cek juga apakah fasa positif (+) tidak terhubung dengan fasa negatif (-). Jika ada masalah pada bagian power supply maka perbaiki dulu sebelum mengganti transistor final atau komponen lainnya.

2. Tentukan di blok mana transistor final atau komponen yang terbakar. Jika berada pada penguat akhir Speaker L maka fokus ke blok itu saja karena kita akan mengukur semua komponen pada blok itu saja.

3. Cabut Transistor Final dan komponen pendukungnya seperti Resistor kapur 0,5 Ohm, Resistor 330 Ohm atau resistor serupa yang terhubung ke kaki transistor driver, Dioda Zener IN4148 atau serupa, Transistor Driver (TIP 32, 2N5551, dll), dan kapasitor keramik menggunakan solder. Komponen ini merupakan komponen yang paling mudah rusak.



4. Ukur semua komponen tadi yang dicabut menggunakan multimeter. Disarankan pengukuran menggunakan multimeter digital karena lebih akurat dalam pembacaannya. Untuk cara pengecekkannya dapat anda cari di google.

5. Ukur juga resistor lainnya pada blok penguat akhir tanpa dicabut, gunanya untuk mengecek apakah ada resistor yang sudah short.

6. Jika pada langkah 3 ditemukan salah satu komponen yang putus atau short maka ganti semua komponen tersebut. Misalnya pada pengukuran dicek 1 transistor 2N5551 short maka ganti semua transistor tersebut. Gunanya untuk mencegah kembalinya rusaknya transistor yang sama atau transistor lainnya.

7. Ganti komponen pendukung transistor final yang short atau terbakar, jika yang terbakar adalah resistor 330 ohm dan yang serupa ganti dengan resistor 330 ohm 1/2 watt. Gunanya agar lebih awet menahan beban dari transistor driver.

8. Jika semua komponen pendukung transistor final sudah diganti atau sudah dipastikan tidak ada lagi yang short. Maka baru kita ganti resistor kapur 0.5 ohm dan transistor final.

9. Lakukan pengecekkan komponen yang telah diganti tadi dengan menyalakan amplifier sekitar 10 detik. Jika panas yang dihasilkan normal maka tidak ada komponen lagi yang short, namun apabila panasnya tidak normal maka lakukan pengecekkan lagi pada komponen lainnya yang menuju transistor final atau komponen yang panasnya tidak normal.

10. Amplifier siap digunakan kembali.

Itulah Cara memperbaiki Transistor Final Amplifier terbakar terus. Jika anda mempunyai pertanyaan mengenai artikel ini atau koreksi silahkan tanya di kontak kami atau di komentar. Dan jika menurut anda artikel ini bermanfaat tolong di share, hitung-hitung jadi amal. Sekian dari saya.

6 comments

  1. Mau nanya gan...
    Saya merakit power blazer 1000 w mono
    Awal nya saya mengganti transistor final nya sepasang setelah diganti hal hasil listrik dirumah saya jeglek dan saya cek ukur transistor final nya jebol lagi... Itu disebabkan oleh apa ya... Terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kit ny ini beli udh ada komponen atau blm ? Klo blm mngkin ada yg short kaki komponenny, klo udh jdi mungkin ada resistor kapur atau resistor di sekitar kaki TR final yg short jdi arusny gk stabil, cek jg kapasitor keramik ny

      Delete
  2. Gan saya sudah cek semua nya terus saya ganti tr final nya..udah keluar suara dan bunyi nya bagus..15 minit kemudian dengung lagi, ternyata tr final nya jebol lagi...dan akhir nya saya ganti kit driver baru 400w x2 ..udah bunyi jebol lagi tr final nya..
    Mohon beri solusi gan...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mau d cek semuany tu komponenny gan, kadang bkn TR final yg masalah utamany, bisa jdi komponen lain d sekitar TR nya. Kalau udh d ganti masih jebol jg, mngkn ada yg salah dgn PSU atau speakernya

      Delete
  3. Awalnya baik2 saja ketika saya nyalakan suaranya kontak2 begitu saya cek rupanya sambungan kabel pada protektor ada yg kendor begitu saya solder awalnya nyala tiba2 spiker saya terbakar saya priksa tr finalnya aman kira2 bagian mananya yg rusak gan

    ReplyDelete

Peraturan berkomentar di Alqisyan Blog :
1. Tidak boleh SPAM, segala link aktif atau tindakan promosi situs dan lainnya akan dianggap SPAM.
2. Tidak boleh menyebarkan SARA dan Pornografi.
3. Menggunakan kata-kata yang sopan dan sesuai tata bahasa indonesia yang baik dan benar agar mudah dibaca oleh admin dan komentator lainnya.
4. Komentar harus sesuai dengan isi post, jika tidak sesuai akan dianggap SARA dan SPAM.

Untuk jadwal respon bisa dilihat di halaman kontak kami
EmoticonEmoticon