Friday, April 19, 2019

Skema Crossover Pasif untuk Speaker indoor dan outdoor

Skema Crossover Pasif untuk Speaker indoor dan outdoor | Pada artikel saya yang berjudul Apa itu Crossover dan fungsinya pada Speaker, Crossover adalah komponen elektronika yang digunakan untuk menyaring nada masuk ke dalam Speaker. Dengan Crossover maka nada yang dikeluarkan Speaker akan sesuai.

Skema Crossover Pasif untuk Speaker indoor dan outdoor


Dulu pernah saya jelaskan juga bahwa Crossover terdapat 2 jenis yaitu aktif dan pasif, Crossover aktif menggunakan IC untuk mengatur cutoff frekuensi sedangkan Crossover pasif menggunakan komponen elektronika berupa resistor, induktor, dan kapasitor.

Untuk membuat Crossover pasif anda perlu skema agar pemasangan komponen elektronika tidak salah. Sebelum anda membuat Crossover pasif, ada harus mengetahui fungsi dari 3 komponen utama Crossover pasif yaitu resistor, induktor, dan kapasitor.

Baca juga : Tips agar Bass pada Speaker lebih mantap.

Resistor pada Crossover pasif fungsinya untuk mengurangi sensitivitas Speaker atau SPL, biasanya digunakan untuk mencegah suara cis-cis dari Tweeter keluar duluan. Induktor pada Crossover pasif fungsinya untuk mencegah nada vokal masuk, biasanya digunakan pada Woofer agar bass yang dihasilkan lebih bersih. Kapasitor pada Crossover pasif fungsinya untuk mencegah nada rendah masuk, biasanya digunakan pada midrange dan tweeter agar lebih awet.

Untuk lokasi penggunaannya, Crossover pasif untuk indoor biasanya menggunakan komponen elektronika yang pada biasanya sedangkan Crossover pasif untuk outdoor lebih menggunakan komponen yang tahan panas atau hujan dan mempunyai daya tahan voltase yang tinggi.

Sedangkan untuk pemasangannya, berikut ini Skema Crossover Pasif untuk Speaker indoor dan outdoor : 

Skema Crossover pasif 1 way


Crossover pasif 1 way merupakan Crossover yang hanya mempunyai 1 output. Biasanya dijumpai pada Tweeter atau Subwoofer. Karena hanya mempunyai 1 output maka hanya 1 komponen elektronika yang digunakan sesuai kebutuhan. Misalnya saya ingin menghilangkan suara vokal pada Subwoofer maka saya pasangkan 1 buah induktor. 

Atau contoh lain, saya ingin mencegah nada bass masuk pada Tweeter maka saya pasangkan 1 buah kapasitor pada Tweeter. Untuk bentuk pemasangannya silahkan lihat gambar dibawah ini.

Crossover Tweeter


Komponen yang digunakan adalah kapasitor dengan ukuran 3.3uF. Kapasitor 3.3uF akan memotong nada pada 6KHz. Untuk Skema pemasangan crossover tweeter silahkan lihat digambar dibawah ini :

Skema Crossover Pasif - 1 way

Crossover Midrange


Komponen yang digunakan adalah kapasitor dengan ukuran 29uF (atau paralel dari 3 buah kapasitor 10uF dan 1 buah kapasitor 3.3uF) dan induktor inti udara ukuran 0.19mH (opsional). Kapasitor 29uF akan memotong nada pada 750hz ke bawah dan 6KHz ke atas.

Crossover Midrange

Crossover Woofer


Komponen yang digunakan adalah induktor inti udara dengan ukuran 1.7mH. Fungsi dari induktor ini adalah menghilangkan suara vokal pada Woofer. Karena harga induktor inti udara yang mahal, maka saya sarankan untuk menggunakan crossover aktif atau mengganti ukuran induktor menjadi 1mH.

Crossover Woofer

Crossover Subwoofer


Masih sama dengan Crossover Woofer diatas, bedanya pada Crossover Subwoofer ukuran induktor lebih besar lagi yaitu 10mH karena cutoff frekuensinya adalah 120Hz sehingga bass yang dihasilkan lebih dalam. Karena harga induktor inti udara yang mahal, saya sarankan untuk menggunakan Crossover aktif ketika ingin mengubah frekuensi nada yang masuk ke subwoofer. Bisa menggunakan Crossover aktif seperti DBX 234XL atau kit subwoofer filter.

Crossover Subwoofer

Skema Crossover pasif 2 way


Crossover pasif 2 way merupakan Crossover yang mempunyai 2 output yaitu high low, high mid, atau mid low. Tapi yang paling sering dijumpai ialah high low atau nada tinggi dan rendah. Untuk Crossover ini digunakan 2 komponen elektronika yaitu induktor dan kapasitor. Berikut ini Skema Crossover pasif 2 way high low.

Skema Crossover Pasif - 2 way


Skema Crossover pasif 3 way


Crossover pasif 3 way merupakan Crossover yang mempunyai 3 output yaitu high, mid, dan low. Crossover ini sering kita jumpai pada Speaker rumahan yang satu box Speaker terdapat 3 Speaker driver didalamnya. Berikut ini Skema Crossover pasif 3 way.

Skema Crossover Pasif - 3 way


Skema Crossover Pasif - 3 way pcb atas

Skema Crossover Pasif - 3 way pcb bawah

Untuk penggunaan luar ruangan atau Speaker berdaya besar, disarankan untuk menggunakan komponen elektronika yang mempunyai voltase 400V ke atas atau menggunakan Crossover aktif. Peletakkan Crossover pasif bisa di PCB, papan atau langsung di soket Speaker tergantung besarnya Crossover pasif tersebut.

Baca juga : Jenis - jenis Speaker Driver dan fungsinya.

Jika anda membeli Crossover pasif yang sudah jadi maka anda hanya perlu menyambung kabel ke speaker sesuai dengan outputnya dan meletakkan Crossover pasif tersebut di dasar box Speaker. Namun jika anda merakitnya maka bagusnya dibuatkan papan lalu di lem ke papan baru dihubungkan ke Speaker agar Crossover tidak mudah lepas. Kalau yang menggunakan Crossover hanya 1 Speaker driver saja maka tinggal di solder saja pada soket Speakernya.

Skema Crossover Pasif 3 way


Cutoff frekuensi Crossover diatas saya berikan sesuai standar pada umumnya, jika anda menginginkan cutoff yang lebih besar atau kecil silahkan anda ubah komponen yang anda di part list. Agar suara yang dihasilkan semakin maksimal, buatlah Crossover menggunakan bahan-bahan kelas audio dan pilih cutoff frekuensi sesuai karakteristik Speaker anda, disinilah penyebab Crossover aktif lebih banyak digunakan untuk acara besar-besaran karena cutoff freq yang dapat diatur.

Itulah Skema Crossover Pasif untuk Speaker indoor dan outdoor. Jika anda mempunyai pertanyaan mengenai artikel ini atau koreksi silahkan tanya di kontak kami atau di komentar. Dan jika menurut anda artikel ini bermanfaat tolong di share, hitung-hitung jadi amal. Sekian dari saya.

10 comments

  1. Crosover saya middle nya masih ada suara woofernya, dan di woofer juga masih ada suara middle nya itu gimana cara atasinya

    ReplyDelete
    Replies
    1. coba ganti kapasitor di middle atau ditambah kapasitornya, sama induktor di woofer coba diganti atau dibesarkan nilainya

      Delete
  2. Untuk subwofer induktornya mnggunakan inti apa gan.trmakasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. paling bagus sih inti udara, klo mau murah ya inti besi

      Delete
  3. Saya pakai crossover 2 way (high'n woofer), apakah cocok untuk speaker 12"+tweet?
    Atau ada saran lain untuk penggunaan crossover nya ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. speaker 12 ny ini tipe apa ya ? Full range atau woofer, klo woofer, udh pas crossover yg d pke

      Delete
  4. Gan di gambar 8 ohm diparalel. jadi dapat berapa ohm?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Klo ane baca2 sih tetap 8 Ohm, yg beda hny nilai kapasitansi

      Delete
    2. jadi skema crossover pararel ini tidak merubah ohm ?

      Delete
  5. Itu yang di layout bagian input itu untuk resistor atau capasitor non polar gan, kalo untuk resistor ujuran berapa masih pemula soalnya

    ReplyDelete

Peraturan berkomentar di Alqisyan Blog :
1. Tidak boleh SPAM, segala link aktif atau tindakan promosi situs dan lainnya akan dianggap SPAM.
2. Tidak boleh menyebarkan SARA dan Pornografi.
3. Menggunakan kata-kata yang sopan dan sesuai tata bahasa indonesia yang baik dan benar agar mudah dibaca oleh admin dan komentator lainnya.
4. Komentar harus sesuai dengan isi post, jika tidak sesuai akan dianggap SARA dan SPAM.

Untuk jadwal respon bisa dilihat di halaman kontak kami
EmoticonEmoticon