Rabu, 02 Januari 2019

Apa itu SNMPTN 2019 dan penjelasannya



Hallo, Selamat siang. Siapa nih yang sebentar lagi Ujian Nasional dan lulus dari sekolah masing-masing. Yup, awal januari adalah persiapan bagi kalian yang sudah kelas 3 SMA untuk bersiap-siap menghadapi ujian dan menyiapkan masa depan masing-masing dengan melanjutkan pendidikan ke tingkat selanjutnya atau memulai karir.


Bagi kalian yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi maka mulai dari sekarang harus kalian pikirkan mau masuk mana dan jurusan apa. Untuk masuk ke perguruan tinggi ada 3 jalur yang kita kenal saat ini yaitu SNMPTN, SBMPTN, dan jalur mandiri. Saya sendiri masuk ke perguruan tinggi lewat jalur SBMPTN, namun jika kalian mempunyai prestasi dan nilai rapot yang bagus di sekolah maka saya sarankan untuk mendaftar SNMPTN.

Sebenarnya apa sih SNMPTN itu ? Kali ini saya ingin berbagi informasi mengenai SNMPTN tahun 2019 yang masih membuat bingung para siswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke PTN melalui jalur ini.


Sebelumnya, apa itu SNMPTN?


SNMPTN atau Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri adalah bentuk jalur seleksi masuk perguruan tinggi negeri dengan meninjau nilai rapor siswa dari semester 1-5 terutama tiga mata pelajaran wajib yaitu Bahasa Indonesia, Matematika, dan Bahasa Inggris serta mata pelajaran yang sesuai dengan jurusan yang dipilih seperti ipa, ips, dan bahasa. SNMPTN biasanya juga dikenal sebagai jalur undangan karena tidak semua siswa bisa mendaftar melalui jalur ini. SNMPTN diperuntukkan untuk siswa yang memiliki nilai yang stabil, bagus, serta berprestasi unggul.

Baca juga : Download soal SBMPTN Saintek tahun 2017

Selain melihat nilai rapor, SNMPTN juga meninjau akreditasi sekolah yang pada tahun 2019  diperingkatkan sebagai berikut :

1. Akreditasi A, 40% terbaik di sekolahnya;
2. Akreditasi B, 20% terbaik di sekolahnya;
3. Akreditasi C, 5% terbaik di sekolahnya.

Pendaftaran SNMPTN dilakukan oleh pihak sekolah dengan mengisikan data sekolah dan siswa (PDSS) pada laman http://pdss.snmptn.ac.id. Setelah itu pihak sekolah akan mendapatkan password yang akan digunakan siswa untuk verifikasi. Siswa pun dapat melakukan verifikasi dengan memasukkan NISN dan password.

Apabila siswa telah memenuhi kriteria pemeringkatan dari Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi, maka siswa tersebut dapat mendaftar SNMPTN di laman http://web.snmptn.ac.id/. Pada saat mendaftar siswa mengisi biodata diri dengan jelas, menuliskan program studi dan PTN pilihannya dengan yakin, dan menyertakan pasfoto terbaru. Apabila siswa memiliki prestasi unggul di sekolah dapat memasukkan dokumennya.

Saat mengisi program studi dan PTN pilihan diharapkan siswa telah yakin akan pilihannya tersebut karena apabila siswa lolos namun tidak menyukai prodi tersebut maka siswa tersebut tidak bisa mengikuti SBMPTN. Hal ini dikarenakan SNMPTN tahun 2019 diselenggarakan oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi sehingga semua data yang masuk terintegrasi. Untuk itulah siswa harus mengetahui terlebih dahulu apa minat dan bakatnya dengan cermat untuk menghindari terjadinya salah jurusan.

Pada pengisian program studi dan PTN tahun 2019 sedikit megalami perubahan yaitu dengan mengurangi jumlah program studi pilihan menjadi dua. Siswa dapat menuliskan program studi yang sama di dua PTN yang berbeda atau program studi yang berbeda namun PTN nya sama.

Untuk siswa yang mendaftar pada prodi seni dan olahraga diwajibkan menyertakan portofolio dan bukti-bukti keterampilan yang telah disahkan kepala sekolah. Setelah selesai mendaftar, siswa harus mencetak kartu bukti pendaftaran sebagai bukti bahwa kamu adalah peserta SNMPTN. Sesuai dengan informasi yang didapatkan dari laman http://snmptn.ac.id. Berikut jadwal pelaksanaan SNMPTN.

Jadwal Pelaksanaan SNMPTN 2019

Pengisian dan verifikasi PDSS  04 Januari – 25 Januari 2019
Pendaftaran SNMPTN 04 Februari – 14 Februari 2019
Pengumuman SNMPTN  23 Maret 2019

SNMPTN tidak memungut biaya karena ditanggung oleh pemerintah. Untuk siswa yang mendaftar SNMPTN dan mengalami kesulitan dalam ekonomi dapat mengajukan biaya pendidikan Bidikmisi dengan mengetahui prosedurnya melalui laman http://adik.ristekdikti.go.id/ dan http://bidikmisi.belmawa.ristekdikti.go.id/.

Apabila siswa tidak lolos SNMPTN maka dapat mengikuti SBMPTN yang mana jalur ini dilakukan tes ujian tertulis berbasis komputer. Pada tahun 2019, kuota SNMPTN, SBMPTN, dan Mandiri dikurangi menjadi masing-masing 20%, 40%, dan 30%. 

Itulah Apa itu SNMPTN 2019  dan penjelasannya. Jika anda mempunyai pertanyaan mengenai artikel ini atau koreksi silahkan tanya di kontak kami atau di komentar. Dan jika menurut anda artikel ini bermanfaat tolong di share, hitung-hitung jadi amal. Sekian dari saya.
Load disqus comments

0 komentar