Kamis, 25 Mei 2017

Jenis-jenis Speaker Driver dan fungsinya

Jenis-jenis Speaker dan fungsinya | Speaker, semua orang pasti punya speaker entah itu satu set dengan paket karoke, sistem Hi-Fi, atau untuk acara. Fungsi dasar speaker adalah mengubah sinyal audio menjadi suara. Prinsip kerja speaker adalah kumparan magnet yang berbentuk lingkaran ketika diberi listrik akan bergetar dan menghasilkan suara.

Untuk menghidupkan speaker maka diperlukan arus listrik, arus listrik ini didapatkan dari sebuah penguat atau Amplifier yang mengubah sinyal audio menjadi sinyal suara dan diubah oleh speaker menjadi suara. Dipasaran ada beberapa toko yang menjual speaker dengan judul yang berbeda-beda, ada speaker mid, speaker woofer, dan subwoofer.

Tapi apakah semua speaker itu sama ? Jawabannya tidak karena Speaker itu punya range atau daerah kerja frekuensi masing-masing. Pada post kali ini admin akan membahas Jenis-jenis Speaker dan fungsinya. Speaker disini ditujukan untuk Speaker dalam satuan bukan satu set sistem. Berikut ini penjelasannya.

Full Range Speaker


Full Range adalah model Speaker Driver yang mempunyai rentang kerja dari 40Hz hingga 2KHz atau bahasa mudahnya suara bass hingga suara vocal. Speaker Driver ini mampu mengeluarkan hingga 90% nada, untuk nada tinggi Full Range memerlukan Speaker tambahan yaitu Tweeter atau Speaker nada tinggi. Full Range sering kita jumpai pada sistem sound untuk karoke, Speaker didalam Masjid, , speaker lapangan, dan Speaker untuk gitar listrik. Umumnya merek dari Speaker Driver Full Range di Indonesia adalah BMB, BlackSpider, dan lain-lain.

Full Range
Sumber gambar tokopedia

Kelebihan Speaker Driver ini adalah ukuran Box Speaker yang tidak terlalu besar atau pas-pasan karena hanya memuat satu unit Speaker Driver. Tidak memerlukan Crossover karena mampu mengeluarkan 90% nada. Dan terakhir adalah murah karena hanya mengeluarkan uang untuk membeli satu unit Speaker Driver.

Kekurangan Speaker Driver ini adalah tidak efisien karena ketika suara vocal dan bass dikeluarkan maka salah satu nada harus mengalah (sesuai prinsip kerja dasar speaker).

Tweeter (Speaker nada tinggi)


Tweeter adalah model Speaker Driver yang dikhususkan untuk mengeluarkan nada tinggi atau rentang kerjanya lebih dari 2KHz. Ukuran Speaker Driver ini tergolong sangat kecil karena nada yang dikeluarkannya. Bentuk dari Tweeter ada dua, bulat (Dome Tweeter) dan corong (Horn Tweeter).

Dome Tweeter
Dome Tweeter
Horn Tweeter


Perbedaan keduanya hanya terletak pada jangkauan, untuk model corong nada tinggi yang dikeluarkan lebih luas dibanding model biasa. Karena hanya mempunyai rentang kerja lebih dari 2KHz maka diperlukan Crossover untuk menyaring nada yang masuk, jika tidak maka Tweeter akan rusak. Tweeter masuk dalam satu set sistem Speaker 3 Way.

Midrange Speaker


Midrange terdapat dua jenis Midrange High dan Midrange Low, berikut ini penjelasannya.

Midrange High (Speaker Vocal)


Midrange High adalah model Speaker Driver yang dikhususkan untuk mengeluarkan nada tengah atau vocal. Rentang kerjanya adalah 400Hz hingga 1KHz(model tertentu hingga 2KHz). Ukuran Speaker Driver dimulai dari 5 inch hingga 21 inch. Karena hanya mempunyai rentang kerja 400Hz-1KHz Midrange High juga memerlukan Crossover untuk menyaring nada yang masuk. Midrange High juga masuk dalam satu set sistem Speaker 3 Way.

Midrange High
Midrange High


Midrange Low (Speaker Bass)


Midrange Low juga dibagi menjadi dua jenis yaitu Midrange Bass (Low-High) dan Woofer (Midrange Low). Berikut ini penjelasannya.

Midrange Bass/ MidBass (Midrange Low-High)


Midrange Bass adalah model Speaker driver yang dapat mengeluarkan nada rendah dan tengah sekaligus. Rentang kerjanya adalah 60Hz hingga 1KHz. Speaker ini umumnya dijumpai pada satu set sistem Speaker 2 Way. Sekalipun berjudul Midrange Bass bukan berarti speaker ini mampu mengeluarkan Bass yang mantap, speaker ini hanya mampu mengeluarkan 1/2 Bass dari Woofer karena fungsi dasar speaker ini harus mengeluarkan suara vocal berdampingan dengan nada bass. Ukuran Speaker Driver ini umumnya 5 hingga 8 inch.

Midrange Bass


Woofer (Midrange Low)


Woofer adalah model Speaker Driver yang dikhususkan untuk mengeluarkan nada rendah saja. Rentang kerjanya 40Hz hingga 1KHz. Walaupun rentang kerjanya ada masuk direntang nada tengah tapi rentang kerja dominan speaker ini berada dibawah 500Hz terutama 60Hz. Sama seperti Midrange High dan Tweeter, karena lebih efisien bekerja di nada rendah maka diperlukan Crossover untuk menyaring nada yang masuk ke dalam Woofer. Umumnya Speaker Driver ini berukuran 6 hingga 18 inch. Woofer masuk dalam satu set sistem Speaker 3 Way.

Woofer
Woofer


Subwoofer


Subwoofer merupakan Speaker Driver yang kerjanya sama dengan Woofer yaitu mengeluarkan nada rendah tapi perbedaannya adalah pada rentang kerja, bentuk fisik, dan Crossover-nya. Subwoofer hanya mampu mengeluarkan nada rendah saja bahkan lebih rendah, rentang kerja Subwoofer adalah 20Hz-500Hz. Jadi nada bass pada Subwoofer lebih besar dan nendang dibanding Woofer.

Subwoofer
Subwoofer


Bentuk fisik Subwoofer dengan Woofer juga sedikit berbeda, perbedaan terletak pada karet kuping Speaker yang lebih elastis, ukuran Subwoofer juga dimulai dari 10 inch hingga 21 inch (walaupun untuk sistem satu set Home Theater ada yang lebih kecil), selain itu Subwoofer memiliki kumparan magnet yang lebih besar sehingga berat Subwoofer lebih besar dibanding Woofer.

Subwoofer Home Theater
Subwoofer Home Theater


Untuk Crossover-nya, Subwoofer memerlukan Crossover khusus untuk menyaring nada yang masuk agar tidak ada nada selain dibawah 500Hz tadi masuk, umumnya Subwoofer memerlukan Power Amplifier khusus karena daya yang dikeluarkannya lebih besar.

Umumnya Subwoofer mempunyai box speaker khusus karena untuk menunjang kerjanya dan tidak termasuk dalam sistem speaker 3 way (walaupun ada yang menggunakan Subwoofer sebagai pengganti Woofer).

Loudspeaker/Speaker Corong/TOA Sistem


Speaker Corong/TOA Sistem adalah model dari Speaker Driver keluarga Midrange, rentang kerjanya tidak jauh beda dengan Midrange High. Bentuk dari speaker ini yaitu seperti corong dan ditujukan untuk jangkauan suara yang luas. Umumnya Speaker ini ditemukan di Masjid, sekolah, dan sistem informasi di lembaga lainnya. Speaker ini tidak memerlukan Crossover karena sudah termasuk didalamnya tapi tidak direkomendasikan membiarkan nada rendah masuk ke speaker ini.

Itulah Jenis-jenis Speaker Driver dan fungsinya. Menurut saya sebab dibuatnya beberapa jenis Speaker Driver adalah agar satu sistem speaker dapat bekerja se-efisien mungkin karena tiap frekuensi telah dikerjakan masing-masing Speaker Driver.

Jika menurut anda artikel ini bermanfaat tolong di share, mungkin ada yang ingin bangun speaker untuk sound sistem di masjid menjelang ramadhan dan perlu info mengenai Speaker. Dan jika anda mempunyai pertanyaan silahkan tanyakan di komentar atau kontak kami. Sekian dari saya.

loading...
Load disqus comments

0 komentar